Baca dua kalimat ini:
"I've painted the living room." "I've been painting the living room."
Siapa yang sudah selesai? Siapa yang kemungkinan besar bajunya terkena cat?
Pembicara pertama sudah selesai: ruangannya sudah dicat, dan itulah kabarnya. Pembicara kedua membicarakan aktivitasnya sendiri. Ruangannya mungkin baru setengah jadi, dan kalimat itu menjelaskan mengapa ia terlihat berantakan sekarang. Tidak ada yang salah secara tata bahasa di kedua kalimat itu. Bedanya ada pada hal yang ingin Anda tonjolkan kepada lawan bicara. Di akhir artikel ini, Anda akan langsung bisa merasakan perbedaannya.
Penyegaran 30 detik
- Present Perfect: have/has + past participle โ I've worked
- Present Perfect Continuous: have/has + been + -ing โ I've been working
Keduanya menghubungkan masa lalu dengan masa kini, dan justru itulah yang membuatnya membingungkan. Jika Anda ingin mendalami masing-masing bentuk lebih dulu, baca present perfect vs past simple dan present perfect continuous: cara dan kapan menggunakannya.
Empat pertanyaan
Daripada menghafal aturan, ajukan empat pertanyaan pada diri sendiri. Masing-masing disertai sepasang kalimat dengan kata kerja yang sama.
1. Anda peduli pada hasil atau pada aktivitasnya?
- I've written the report. โ Sudah selesai dan siap dikirim.
- I've been writing the report all morning. โ Usaha dan waktu yang dihabiskan adalah intinya.
2. Anda menyebut berapa banyak / berapa kali, atau berapa lama?
- I've read three chapters. โ Sebuah jumlah: Present Perfect.
- I've been reading for two hours. โ Sebuah durasi: continuous.
Aturan kunci: jumlah benda atau jumlah kejadian hampir selalu berarti Present Perfect. I've been drinking four coffees. โ I've drunk four coffees.
3. Apakah ini permanen atau sementara?
- He's lived in London all his life. โ Terasa permanen.
- He's been living with friends since he moved. โ Terasa sementara.
4. Apakah ada bukti yang terlihat dari aktivitas yang baru saja terjadi?
- Your eyes are red. Have you been crying?
- You're out of breath. Have you been running?
Bentuk continuous menjelaskan situasi saat ini, bahkan jika aktivitasnya sudah berhenti.
Ketika keduanya benar
Banyak pelajar takut bahwa selalu hanya ada satu jawaban yang benar. Sering kali tidak demikian. Dengan kata kerja seperti live, work, study, teach plus for atau since, kedua bentuk bisa dipakai dengan perbedaan yang sangat kecil:
- I've worked here for five years.
- I've been working here for five years.
Bentuk continuous mungkin terdengar sedikit lebih sementara, atau memberi bobot lebih pada sifat situasi yang masih berlangsung, tetapi tidak ada yang salah.
Ketika continuous tidak mungkin dipakai
Stative verb menggambarkan keadaan, bukan tindakan: know, believe, own, belong, like, understand. Biasanya kata kerja ini tidak dipakai dalam bentuk continuous.
I've been knowing her for years.โ I've known her for years.
Beberapa kata kerja yang rumit punya dua makna, satu stative dan satu aktif:
- I've had this car since 2020. โ kepemilikan (sebuah keadaan), jadi Present Perfect.
- I've been having problems with my car. โ pengalaman (sebuah tindakan), jadi continuous boleh dipakai.
Aturan stative verb yang sama juga berlaku untuk tenses masa kini; panduan kami tentang present simple vs present continuous membahasnya secara rinci.
Dengarkan percakapan nyata
Tiga dialog singkat sehari-hari. Perhatikan tenses apa yang dipilih setiap pembicara dan mengapa.
Di tempat kerja
A: Have you sent the invoice yet? B: Yes, I 've sent it. It should be in your inbox. A: Great. You look exhausted, by the way. B: I 've been dealing with client emails since 7 a.m.
- I've sent it โ hasil yang sudah selesai, itulah yang ditanyakan A.
- I've been dealing โ aktivitas dan durasinya menjelaskan mengapa B terlihat lelah.
Melepas rindu dengan teman
A: Where have you been? I haven't seen you for ages! B: I 've been learning to cook. I 've made six new dishes so far. A: Six already? And how long have you been living with your cousin? B: Since March. It's temporary, until I find my own place.
- I've been learning โ aktivitas yang sedang berlangsung.
- I've made six โ sebuah jumlah, jadi Present Perfect.
- have you been living โ situasi sementara.
Di dokter
A: How long have you had this cough? B: About two weeks. I 've been taking the medicine you gave me, but I 've lost my voice. A: Have you been sleeping well?
- have you had โ have di sini berarti kepemilikan, sebuah keadaan, jadi tidak memakai continuous.
- I've been taking โ aktivitas yang berulang selama suatu periode.
- I've lost my voice โ hasil yang berlaku sekarang.
- Have you been sleeping โ aktivitas yang baru saja terjadi dengan dampak saat ini.
Klinik kesalahan
Kesalahan nyata para pelajar, masing-masing dengan koreksi satu baris:
I've been finishing my homework.โ I've finished my homework. Menyelesaikan adalah hasil yang sudah tuntas.I've been visiting Paris three times.โ I've visited Paris three times. Hitungan berarti Present Perfect.I've waited for you for an hour!โ I've been waiting for you for an hour! Lebih natural ketika Anda ingin menunjukkan kekesalan soal lamanya menunggu.
Rangkuman singkat
Present Perfect = apa yang sudah Anda lakukan. Present Perfect Continuous = apa yang sedang Anda kerjakan selama ini.
Sebelum memilih, tanyakan:
- Hasil atau aktivitas? Hasil โ Present Perfect. Aktivitas โ continuous.
- Berapa banyak atau berapa lama? Jumlah โ Present Perfect. Durasi โ continuous.
- Permanen atau sementara? Permanen โ Present Perfect. Sementara โ continuous.
- Ada bukti yang terlihat? Sesuatu yang bisa Anda lihat atau rasakan sekarang โ continuous.
Tangkap layar daftar ini dan sematkan di suatu tempat.
Berlatihlah
Sekarang ceritakan satu kalimat di kolom komentar tentang sesuatu yang belakangan ini Anda lakukan. Lalu uji diri Anda: memilih di antara kedua tenses ini paling mudah dipelajari dengan melatihnya berurutan. Keduanya merupakan bagian dari bagan lengkap 12 tenses.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Lanjutkan membaca
Sequence of Tenses: Cara Menjaga Konsistensi Tense dalam Sebuah Cerita
Mengapa cerita sering berpindah tense tanpa disengaja dan cara memperbaikinya: metode jangkar linimasa, backshift dalam kalimat tidak langsung, klausa waktu, dan lima kesalahan konsistensi yang paling umum.
Future Perfect Continuous: Tense Paling Jarang Dipakai, Dijelaskan dengan Sederhana
Future perfect continuous (will have been + verb-ing) dijelaskan lewat contoh pencapaian, perbandingan yang jelas dengan future perfect, dan kesalahan yang paling sering dilakukan pelajar.
Stative Verb: Mengapa Anda Tidak Bisa Mengatakan "I Am Knowing" (dan Pengecualiannya)
Panduan lampu lalu lintas untuk stative verb: mana yang tidak pernah memakai -ing, mana yang berubah makna, dan kapan penutur asli sengaja melanggar aturannya.
Praktikkan
Membaca tentang bahasa Inggris adalah awal yang baik โ mempraktikkannya adalah yang membuatnya benar-benar melekat.
Coba Kuis Gratis